Pemerintah akan menambah jumlah pesawat perintis yang melayani penerbangan di beberapa kawasan di Jawa Timur. Bambang Tjahjono, Direktur Bandar Udara Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengatakan, beberapa pesawat perintis yang akan menambah jumlah armada yang ada adalah jenis ATR 42.
“Jember misalnya saat ini baru dilayani penerbangan sekali sehari, saat ini mau ditambah hingga dua kali sehari,” kata Bambang, Selasa (30/9/2014).
Bandara Jember saat ini dilayani pesawat jenis ATR 42 seri 300 dengan kapasitas 75 penumpang. Padahal perharinya minimal ada 100-an penumpang yang menginginkan terbang dari dan menuju ke Jember.
Begitu juga di Banyuwangi. Saat ini bandara itu setidaknya sudah dilayani dua penerbangan dari Wing Air menggunakan ATR 72 seri 300 dan Garuda Indonesia menggunakan ATR 72 seri 600. Penumpang di Banyuwangi juga terus meningkat sehingga membutuhkan tambahan jadwal penerbangan baru.
Bandara Abdurahman Saleh Malang saat ini juga membutuhkan tambahan rute baru. Selama ini, di Malang juga baru dilayani delapan penerbangan yaitu enam boing seri 737, satu airbus, serta satu ATR 72.
Dirjen Perhubungan dalam waktu dekat juga akan segera membuka Bandara di Bawean, serta Sumenep. Untuk Bawean saat ini tinggal melakukan penambahan 400-an meter runway, pemasangan pagar dan listrik.
Sementara untuk Sumenep sudah siap dan tinggal menunggu sebuah pesawat jenis ATR 42 seri 300 yang saat ini masih dalam tahap perbaikan.
“Pemerintah juga berencana mengembangkan bandara perintis untuk rute Surabaya-Bawean-Karimun Jawa-Semarang dan balik ke Surabaya,” kata dia. (fik/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
