Senin, 12 Oktober 2026

Indonesia-Jerman Sepakat Tingkatkan Volume Perdagangan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan

Indonesia dan Jerman sepakat meningkatkan volumen perdagangan dari US$7,3 miliar pada 2014 menjadi US$12 miliar pada 2015. Target peningkatan volume perdagangan tersebut disambut baik oleh DPR.

Demikian terungkap dalam pertemuaan antara Setya Novanto Ketua DPR RI dengan Norbert Lammert presiden parlemen Jerman di gedung DPR, Selasa (31/3/2015).

Target perdagangan tersebut tentu menguntungkan kedua negara. Novanto mengungkapkan, nilai investasi Jerman di Indonesia pada 2013 tercatat sebesar USD 53,3 juta untuk 105 proyek.

“Melihat potensi pembangunan Indonesia yang besar, DPR mengharapkan Jerman dapat meningkatkan investasinya di Indonesia,” ujar Novanto dalam pertemuan tersebut.

DPR, lanjut Novanto, juga menyambut baik kerja sama pembangunan kedua negara. Sampai saat ini, Jerman masih menjaadi mitra penting Indonesia dalam kerja sama pembangunan, terutama di bidang energi, ekonomi dan politik.

Sebelumnya sudaah ada dokumen Deklarasi Jakarta pada 2012 yang memuat komitmen bersama Indonesia-Jerman untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang. Deklarasi tersebut perlu ditindaklanjuti secara konkrit. Bidang kerja sama bilateral itu menyangkut pembangunan infrastruktur, perdagangan, Investasi,pertahanan, kesehatan, dan energi.

“Kami harapkan forum Indonesia Germany Advisory Group (IGAG) dapat segera memberikan masukin konkrit bagi peningkatan hubungan bilateral kedua negara,” tandas Novanto.

Sementara di bidang kerja sama parlemen, Jerman dan Indonesia diharapkan sudah membentuk grup kerja sama parlemen sebagai bentuk penguatan kemitraan kedua negara. Bahkan, Parlemen Asean telah membentuk kerja samaa antar parlemen melalui ASEAN Interparliamentary Friendship Groups.(faz/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 12 Oktober 2026
26o
Kurs