Jumat, 20 Mei 2022

Jatim Punya Modal Jadi Pilot Project Ekonomi Syariah di Indonesia

Laporan oleh Dodi Pradipta
Bagikan
Soekarwo Gubernur Jawa Timur saat menghadiri Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2015, Selasa (27/10/2015) di Surabaya. Foto: Dodi suarasurabaya.net

Provinsi Jawa Timur ingin menjadi pilot project ekonomi syariah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Soekarwo Gubernur Jawa Timur saat menghadiri Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2015, Selasa (27/10/2015) di Surabaya.

“Saya usul ke Bank Indonesia agar Jatim jadi pilot project keuangan syariah di Indonesia. Kenapa? Karena kultur santri dan kyai di Jawa Timur itu kuat sekali. Kultur ini sangat kuat. Saya kira ini penting dan jangan disia-siakan,” ujar pria yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut.

Soekarwo benar-benar yakin kalau Jatim memang sanggup menjadi pilot project ekonomi syariah di Indonesia. Sebab menurutnya Jatim sudah memiliki modal dasar untuk mengembangkan ekonomi syariah di provinsi ini.

“Jatim itu 90 persen masyarakatnya beragama Islam. Jatim juga punya 6.000 pesantren yang tersebar di berbagai daerah. Ini merupakan modal dasar dalam mengembangkan ekonomi syariah,” ujar dia.

Senada dengan Soekarwo, Hadi prasetyo Asisten 2 Sekdaprov Jatim mengatakan, Jawa Timur memang sudah memiliki modal dasar sebagai pilot project ekonomi syariah di Indonesia.

“Saya kira basis muslimin dan muslimat disini besar sekali, antusiasme itu sudah ada sebenarnya. Persoalannya kita perlu suatu kerangka kerja yang mampu menarik kepercayaan mereka. Itu PR pemerintah. Saya sebagai ketua tim ekonomi Jatim akan berpikir tentang itu,” ujar dia. (dop/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 20 Mei 2022
31o
Kurs