Minggu, 11 Oktober 2026

Misbakhun Tanggapi Kritik Chatib Basri Soal Insentif Fiskal Jokowi

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan

Pernyataan Chatib Basri mantan Menteri Keuangan yang mengingatkan pemerintah untuk tidak mudah mengumbar fasilitas insentif untuk meningkatkan daya tarik investasi dinilai oleh Mukhamad Misbakhun anggota Komisi XI DPR RI sebagai kemunduran.

Pasalnya, situasi global dan persoalan yang dihadapi Kementerian Keuangan saat ini berbeda dengan situasi saat Chatib menjabat sebagai Menteri Keuangan.

“Pemerintah saat ini tengah menghadapi situasi mendesak yang membutuhkan terobosan dan keberanian untuk menarik investasi masuk ke Indonesia,” kata Misbakhun di Gedung DPR RI, Kamis (18/6/2015).

Terobosan Bambang Brodjonegoro Menkeu dengan tax allowance dan tax holiday, menurut Misbakhun, pemerintah sedang menunjukkan komitmennya dalam upayanya mencapai pertumbuhan berkualitas.

“Yakni pertumbuhan ekonomi yang secara signifikan memperbesar ketersediaan lapangan pekerjaan dan menurunkan angka kemiskinan,” ujarnya.

Politisi Golkar ini, kemudian berbalik mengkritik Chatib Basri semasa menjadi Menkeu. Dalam pengamatannya, selagi jadi Menkeu, Chatib cenderung tidak berani mengambil terobosan dan keputusan-keputusan penting berkaitan dengan investasi. “Implikasinya, persoalan menjadi serba stagnan,” cetusnya.

Mengenai anggapan tidak terpenuhinya target penerimaan pajak karena fasilitas pajak yang diberikan pemerintah, Misbakhun melihatnya bukan persoalan utama. Menurutnya, tax allowance dalam jangka pendek memang berdampak pada berkurangnya penerimaan pajak. Namun dalam jangka panjang, penerimaan pajak akan meningkat seiring berubahnya iklim investasi yang lebih bergairah sehingga mendorong pertumbuhan industri nasional.

“Bila ini tercapai, tentu target pertumbuhan ekonomi yang berkualitas bukan lagi sekadar cita-cita,” ujar Sekretaris Panja Penerimaan Negara ini.

Misbakhun berharap siapapun semestinya dapat mendukung sikap optimis Pemerintah Jokowi-Jk yang saat ini tengah melakukan berbagai terobosan untuk mendukung terealisasinya investasi di Indonesia.(faz/wak)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 11 Oktober 2026
26o
Kurs