Sabtu, 26 September 2026

Aprindo Mendorong Ritel Segera Terapkan Single Swipe Kartu Kredit

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Ilustrasi.

April Wahyuwidati Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jatim mengatakan, penerapan single swipe (gesek tunggal/sekali gesek) untuk transaksi non tunai bagi customer belum bisa diterapkan di pusat-pusat ritel di Jatim. Sebab, belum semua pusat perbelanjaan mesin kasirnya terintegrasi dengan mesin Electronic Data Capture (EDC).

“Sebagian sudah terintegrasi mesin kasir dengan mesin EDC, tapi memang masih banyak ada yang manual,” katanya.

Untuk itu sementara ini beberapa ritel melakukan single swipe yang ditambah closing transaksi dengan cara memasukkan 16 digit yang ada di kartu kredit.

“Kami bisa memahami kekhawatiran pemilik kartu kredit, karena dengan double swipe (gesek ganda, red) itu memang data customer bisa tertinggal. Tapi kalau mengetikkan 16 angka, data tidak tertinggal, artinya hanya angkanya saja,” katanya.

Menurut April, peraturan Bank Indonesia ini sebenarnya melindungi customer kartu kredit. Sehingga, semua pusat perbelanjaan atau kuliner yang menyediakan transaksi non tunai agar menerapkan dengan sistem yang teritegrasi.

“Karena kalau tidak segera maka kasir yang kesulitan. Sebab, customer boleh minta kartunya digesek sekali saja demi keamanan,” katanya. (bid/ipg)

Soerabaja10k

Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
32o
Kurs