Minggu, 29 November 2020

Softbank akan Tambah Dana Investasi untuk Menumbuhkan Unicorn Baru di Indonesia

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Foto: Masayoshi Son CEO Softbank (batik merah) berdampingan dengan Luhut Binsar Panjaitan Menko Kemaritiman, memberikan keterangan usai bertemu Joko Widodo Presiden membicarakan investasi, Senin (29/7/2019), di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: Farid suarasurabaya.net

Joko Widodo Presiden, Senin (29/7/2019) siang ini menerima kunjungan delegasi Softbank, perusahaan telekomunikasi dan media asal Jepang yang merupakan investor sejumlah perusahaan berbasis teknologi termasuk Grab dan Tokopedia.

Dalam pertemuan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, hadir Masayoshi Son CEO Softbank, Anthony Tan Co-Founder Grab, Ridzki Kramadibrata Presiden Grab Indonesia, dan William Tanuwijaya Founder Tokopedia.

Usai pertemuan tertutup, Masayoshi Son mengungkapkan, Softbank akan menambah suntikan dana 2 miliar Dollar AS kepada Grab.

Dana itu antara lain untuk mendirikan kantor pusat kedua di Indonesia, dan membangun ekosistem kendaraan listrik, termasuk industri baterai lithium sebagai sumber tenaga kendaraan listrik.

Selain itu, Softbank juga akan menginvestasikan sekitar 1 miliar Dollar AS lagi untuk menumbuhkan unicorn baru dari Indonesia.

Perusahaan yang akan mendapat modal dari Softbank dan diproyeksikan menjadi unicorn, bergerak di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Jadi, kata Masayoshi, total dalam kurun waktu tiga tahun, Softbank siap mengucurkan dana sebanyak 5 miliar Dollar AS untuk investasi di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Masayoshi Son juga menyebut Softbank akan menambah dana untuk mengembangkan Tokopedia. Tapi, dia tidak menyebut detail berapa dana tambahan untuk aplikator toko dalam jaringan tersebut.

Sekadar informasi, dalam pertemuan membahas rencana investasi itu, Jokowi Presiden didampingi Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Pratikno Menteri Sekretaris Negara, Pramono Anung Sekretaris Kabinet, dan Thomas Lembong Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. (rid/dwi)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Surabaya
Minggu, 29 November 2020
25o
Kurs