Jumat, 22 Januari 2021

Jelang Natal, Harga Telor dan Ayam Merangkak Naik

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Penjual ayam potong di pasar tradisional DTC Wonokromo, sebelum pandemi. Foto: beritafoto.net

Menjelang Natal, Kamis (3/12/2020) harga Telor dan Ayam potong di sejumlah pasar tradisional Kota Surabaya, mulai merangkak naik.

“Seminggu kemarin masih sekitar Rp 22.000 per kilo. Hari ini, sudah Rp 25.000 sampai Rp 26.000 per kilo. Telor memang harganya naik menjelang Natal. Tapi ini Natal masih jauh, harga sudah naik, ” terang Muslimah pedagang Telor di pasar tradisional DTC Wonokromo, Kamis (3/12/2020).

Menurut harga-harga kebutuhan pokok naik, biasanya terjadi sekitar seminggu menjelang Natal. Tapi saat ini, harga di pasar sudah mulai naik. Meskipun masih dikisaran Rp 2.000 saja.

“Bisa jadi tambah dekat Natal harganya tambah naik. Nanti setelah Natal kembali normal. Itu tiap tahun memang. Tapi sekarang, Natal nya masih lama, harga sudah pada naik, ” ujar Musrinah.

Demikian juga dengan harga Ayam potong yang seminggu lalu masih di kisaran Rp 29.000 sampai dengan Rp 30.000 per kilogram, Kamis (3/12/2020) berubah jadi Rp 33.000 per kilo.

“Di pasar Pucang juga segitu. Sudah naik harganya. Kalau biasanya menjelang Natal kurang seminggu harga naik. Sekarang sudah naik, berarti seminggu sebelum Natal nanti harganya naik lagi, ” kata Tarwi pedagang Ayam potong di pasar Pucang, Surabaya.

Ditegaskan Tarwi kenaikan harga sudah biasa terjadi menjelang Natal. “Tapi yang bikin khawatir kalau barangnya kosong. Tidak ada barang. Itu bikin harga naik semaunya sendiri, ” tegas Tarwi.

Karena itu, tambah Tarwi pedagang tetap berharap stok barang ada, meskipun ada sedikit kenaikan harga. “Harga naik menjelang Natal sama kayak Lebaran. Tapi yang penting barangnya ada, ” pungkas Tarwi. (tok/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Trailler vs Pick Up di Tol

Tambak Mayor Macet

Truk Naik Pembatas Jalan

Truk Mogok di Manyar Gresik

Surabaya
Jumat, 22 Januari 2021
31o
Kurs