Rabu, 2 Desember 2020

Menkominfo: Produk UMKM Punya Potensi Luar Biasa

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Johnny G Plate Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). Foto: Dok/Faiz suarasurabaya.net

Johnny G Plate Menteri Komunikasi dan Informatika menilai produk-produk buatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki potensi yang luar biasa, untuk itu kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia perlu terus digaungkan.

“Terutama mengajak masyarakat untuk menggunakan produk-produk buatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan ultra Mikro (UMi) dalam negeri sebagai alternatif substitusi impor,” kata Johnny, dalam keterangan pers, dilansir Antara, Sabtu (21/11/2020).

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI betujuan untuk membangkitkan produktivitas pada masa pandemi Covid-19 dan meningkatkan kesadaran komunal sebagai konsumen yang bangga memakai produk lokal.

Gagasan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia didasari kesadaran perlunya Indonesia untuk melakukan substitusi impor.

“Sebagai program kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, GBBI meningkatkan kesadaran komunal kita sebagai konsumen Indonesia yang seharusnya bangga dalam memanfaatkan dan menggunakan hasil produksi dalam negeri,” kata Johnny.

“Bangga, tidak hanya semata-mata dalam konteks substitusi impor, tapi meletakkannya sebagai yang utama untuk mengisi demand domestik kita,” kata Johnny, menambahkan.

Johnny melihat era setelah pandemi virus corona merupakan zaman deglobalisasi, mengutamakan kemandirian untuk menggunakan produk dalam negeri.

“Sebelum pandemi, kita bersama memasuki era globalisasi bersama menerobos batas antarnegara untuk memastikan berhasil dan menang dalam persaingan antarbangsa. Era prapandemi dan postpandemi era antitesa dari globalisasi. Setelah pandemi memasuki era baru deglobalisasi, era fokus pada kekuatan dan kemandirian dalam negeri,” kata Johnny.

Kominfo saat ini memiliki beberapa program untuk mendukung UMKM di Indonesia, yang pertama berupa Gerakan UMKM Go Online. Program lainnya berupa pelatihan pelatihan digital yang komperehensif untuk UMKM di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal, serta destinasi pariwisata super prioritas.

Selain kedua program itu, Kominfo juga memiliki pelatihan digital untuk UMKM bernama Digital Entrepreneurship Academy. (ant/ang)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah, 12 PMK Di lokasi

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Surabaya
Rabu, 2 Desember 2020
28o
Kurs