Jumat, 3 Desember 2021

Awak Bus dan Calon Penumpang Menolak Patuh Prokes Langsung Diusir Keluar Terminal Purabaya

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Armada bus di terminal Purabaya wajib patuhi protokol kesehatan. Termasuk calon penumpang. Foto: Totok/dok. suarasurabaya.net

Peningkatan jumlah korban Covid-19 menjadikan penerapan prokes di Terminal Purabaya Surabaya di Bungurasih Sidoarjo makin diperketat. Awak bus dan calon penumpang tidak patuh, langsung diusir keluar terminal.

“Penegakan pelaksanaan protokol kesehatan sudah sejak awal pandemi Covid-19 dulu telah kami jalankan. Pemantauan kami perketat. Dan sekarang ini seiring pertambahan kasus Covid-19, pengetatan protokol kesehatan kami lakukan kembali, ” terang Imam Hidayat Kasubnit Terminal Purabaya, Sabtu (19/6/2021).

Awak bus yang berada di jalur keberangkatan armada bus diwajibkan tetap memakai masker selama menunggu penumpang, termasuk saat bus bergerak meninggalkan Terminal. Kewajiban itu diberlakukan pada seluruh awak bus yang berasal dari berbagai armada bus. Sopir dan kernet bus wajib patuh pada ketentuan tersebut.

“Kalau menolak patuh, langsung kami usir keluar jalur keberangkatan, dan sebelumnya menurunkan semua penumpang yang ada di dalam bus. Sopir pakai masker, tapi kernet tidak pakai, maka kami coba peringatkan. Kalau tidak mau melengkapi dengan masker, kami minta keluar terminal. Siapapun dan dari armada apapun wajib patuh protokol kesehatan,” tambah Imam.

Demikian juga calon penumpang yang akan bepergian dengan moda transportasi bus di Purabaya juga wajib patuj protokol kesehatan. “Kalau terpantau tidak pakai masker, calon penumpang kami minta pakai masker. Kalau menolak langsung kami usir keluar terminal,” tegas Imam.

Selama ini, lanjut Imam pihaknya telah bekerjasama dengan jajaran samping untuk melakukan pengamanan terminal, sekaligus melakukan pemantauan terhadap kepatuhan protokol kesehatan. Diharapkan dengan kehadiran jajaran samping dari Garnisun dan Polsek Waru, masyarakat tidak hanya mendapatkan rasa aman tetapi juga diingatkan untuk patuh protokol kesehatan.

Imam mengingatkan, pandemi Covid-19 sampai hari ini belum usai. Bahkan muncul varian baru yang lebih mematikan. Karena itu pihaknya terus meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan. “Ikhtiar kami agar kita semua tetap terhindar dari Covid-19, dan karenanya kami terus memperketat pelaksanaan protokol kesehatan, ” pungkas Imam Hidayat.(tok/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
26o
Kurs