Selasa, 28 September 2021

Mensos Tantang Aplikasi Super Jual Sembako di Papua dengan Harga Jawa

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Tri Rismaharini Mensos menerima bantuan dari Aplikasi Super di Surabaya, Sabtu (13/2/2021). Foto: Denza suarasurabaya.net

Tri Rismaharini Menteri Sosial (Mensos) hari ini menerima bantuan dari Aplikasi Super di Surabaya, Sabtu (13/2/2021). Dia menantang aplikasi itu untuk turut memeratakan ekonomi di Indonesia Timur.

Aplikasi Super adalah aplikasi penyalur sembako dan barang kebutuhan pokok. Mereka menyerahkan donasi sebanyak 96.000 pcs masker medis dan 17.400 botol hand sanitizer senilai Rp1,6 miliar ke Kemensos.

“Saya akan tantang teman-teman Aplikasi Super soal sembako ke Papua dan NTT, serta Maluku. Kalau mereka bisa dapat kebutuhan pokok dengan harga tidak jauh berbeda dengan di Jawa, mungkin mereka akan lebih cepat sejahtera,” ujar Risma.

Risma mengaku bersyukur kepada Tuhan telah dipertemukan dengan Aplikasi Super di tengah upayanya memecahkan masalah distribusi sembako di Papua, NTT, Maluku, juga Sumatera, agar bisa mendapatkan harga makanan yang murah.

“Saya harap setelah ini akan ada kerja sama untuk itu. Diskusi soal itu. Saya sudah mulai membentuk jaringan itu. Saya sudah laporkan ke Pak Presiden, karena itu kalau bisa kami dibantu,” katanya.

Risma mengeklaim, dirinya bersama jajaran Kemensos bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan pastor setempat di wilayah Suku Asmat di Papua sudah merancang pembuatan jalan untuk akses warga.

“Kemudian kami sudah merancang untuk membuat koperasi untuk kebutuhan makanan. Nah kalau itu bisa kita selesaikan, maka tidak ada lagi pulau Jawa lebih baik dibandingkan dengan yang lain,” ujarnya.

Stephen Wongsorejo CEO sekaligus Co-Founder Aplikasi Super mengatakan, aplikasi yang dia bangun siap menerima tantangan Risma dan bekerja sama dengan pemerintah untuk pemerataan ekonomi.

“Kami punya mimpi untuk membantu pemerataan ekonomi di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Kami siap berkontribusi untuk pemerataan ekonomi di Indonesia,” ujarnya setelah acara penyerahan bantuan.

Setelah penyerahan bantuan hand sanitizer dan masker medis kepada Kemensos di kantor baru Aplikasi Super, Stephen menjelaskan bahwa Aplikasi Super merekrut banyak pemimpin komunitas di pedesaan.

“Generasi pertama e-commerce di Indonesia itu jangkauannya masih kecil. Baru 5 persen dari pasar offline. Karena itu untuk menge-pack 95 sisanya, kami menggunakan cara online to offline,” ujarnya.

Saat ini, Stephen mengeklaim, Aplikasi Super sudah memberdayakan 20.000 masyarakat di daerah-daerah untuk menjadi wirausahawan, mengajak mereka berjualan sembako dan barang kebutuhan rumah tangga di tengah komunitasnya.(den/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Selasa, 28 September 2021
33o
Kurs