Selasa, 18 Januari 2022

Presiden: Investasi yang Masuk Tahun 2021 Lebih Banyak di Luar Pulau Jawa

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden meresmikan Bandara Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Rabu (8/12/2021). Foto: Biro Pers Setpres

Dalam kunjungan kerja di Provinsi Kalimantan Barat, siang hari ini, Rabu (8/12/2021), Joko Widodo Presiden kembali menekankan pentingnya investasi untuk pertumbuhan perekonomian nasional.

Di sela peresmian Bandara Tebelian, Kabupaten Sintang, Presiden menyebut investasi di luar Pulau Jawa tahun 2021 lebih tinggi angkanya dibandingkan investasi yang masuk di Pulau Jawa.

“Kita patut bersyukur angka investasi tahun ini di luar Jawa semakin meningkat dan lebih tinggi dibandingkan di Jawa,” ujarnya.

Menurut Jokowi, peningkatan investasi di luar Pulau Jawa bisa terjadi karena pemerintah menyiapkan berbagai infrastruktur seperti jalan tol dan jembatan secara merata di seluruh penjuru Tanah Air.

Presiden menegaskan, pembangunan yang dilakukan pemerintahannya tidak cuma fokus di Pulau Jawa (Jawasentris), tapi di seluruh wilayah Indonesia (Indonesiasentris).

Jokowi optimistis, ekonomi daerah luar Jawa bisa cepat tumbuh dengan dukungan infrastruktur dan transportasi yang memadai. Sehingga, produksi daerah meningkat, distribusi lancar, dan bisa menjangkau pasar yang semakin luas.

Selain itu, infrastruktur, kata Jokowi, penting untuk mempersingkat waktu tempuh serta menekan biaya. Dengan begitu, ongkos logistik Indonesia semakin efisien dan kompetitif.

“Kami percaya daerah-daerah di luar Jawa bisa tumbuh dengan cepat jika didukung dengan infrastruktur dan transportasi yang memadai sehingga produksi akan meningkat, distribusi akan lancar, menjangkau pasar yang semakin besar dan luas,” tegasnya.

Berdasarkan laporan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi yang masuk sepanjang kuartal III-2021 di luar Pulau Jawa mencapai Rp112,5 triliun (51,9 persen).

Sedangkan realisasi investasi di Pulau Jawa sebanyak Rp104,2 triliun (48,1 persen).

Secara kumulatif, sepanjang Januari-September 2021, realisasi investasi di Jawa tumbuh 3,7 persen. Sedangkan pertumbuhan di luar Jawa mencapai 12 persen.

Dilihat dari nominalnya, investasi yang masuk di Jawa sepanjang Januari-September 2021 sebanyak Rp318,7 triliun (48,3 persen). Sementara investasi di luar Jawa senilai Rp340,7 triliun atau 51,7 persen.(rid/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Selasa, 18 Januari 2022
30o
Kurs