Rabu, 17 Agustus 2022

Presiden Minta Penerima Kartu Prakerja Terus Meningkatkan Keterampilan

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden memberikan arahan kepada para penerima Program Kartu Prakerja, Rabu (17/3/2021), di Istana Negara, Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden, siang hari ini, Rabu (17/3/2021), memberikan arahan kepada ratusan orang penerima Kartu Prakerja Tahun 2020-2021 di Istana Negara, Jakarta.

Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik pada Agustus 2020, 88,9 persen responden menyatakan Program Kartu Prakerja meningkatkan keterampilan.

Di hadapan sekitar 500 orang, Presiden mengatakan, peningkatan keterampilan berkelanjutan memang sangat dibutuhkan untuk terus maju di era persaingan global.

“Di zaman yang penuh dengan kompetisi, kalau keterampilan kita tiap hari tidak kita perbaiki, kita bisa ‘hilang’. Tahu-tahu kehilangan pekerjaan. Karena yang lain memperbaiki skill dan keterampilan, sementara kita tidak menambah keterampilan,” ujarnya.

Menurut Jokowi, ada sebanyak 1.700 macam pelatihan dari 165 lembaga yang disediakan program Kartu Prakerja. Peserta program dipersilakan memilih pelatihan yang mereka butuhkan dan minati untuk meningkatkan kemampuan.

“Ada kurang lebih 1.700 macam pelatihan yang disiapkan oleh 165 lembaga pelatihan. Jumlah yang banyak, kemudian peserta secara bebas dipersilakan untuk memilih mana yang dipilih sesuai dengan minat dan talenta yang dimiliki,” imbuhnya.

Dari pelatihan yang sudah berlangsung, ada lima jenis pelatihan yang diminati peserta Program Kartu Prakerja. Yaitu pemasaran daring, food and beverages, teknologi informasi, perkantoran, dan kewirausahaan.

Kepala Negara meminta para peserta program benar-benar memanfaatkan peluang pelatihan yang ada dengan baik.

Dengan kemudahan pembelajaran daring yang ditawarkan Kartu Prakerja, pemerintah berharap proses pelatihan berlangsung efektif dan efisien.

Sekadar informasi, pelaksanaan Program Kartu Prakerja tahun 2020 menjangkau 5,6 juta orang dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Program tersebut digulirkan pemerintah untuk meningkatkan kompetensi kerja, produktivitas, dan daya saing.

Tahun 2021 tercatat 55,6 juta orang pendaftar dari 514 kabupaten kota di 34 provinsi. Tahun ini, Program Kartu Prakerja juga diarahkan untuk mendorong kewirausahaan para penerima.(rid/iss/bid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Rabu, 17 Agustus 2022
28o
Kurs