Rabu, 6 Juli 2022

Indonesia Miliki Valuasi Digital Ekonomi Tertinggi di ASEAN

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Airlangga Hartarto Menko Perekonomian. Foto: Dok/Faiz suarasurabaya.net

Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan Indonesia mempunyai valuasi digital ekonomi tertinggi di ASEAN yakni 70 miliar dolar atau 40 persen dari keseluruhan ekonomi digital ASEAN dan diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 146 miliar dolar AS atau setara Rp2.092 triliun pada 2025 (asumsi kurs Rp14.332 per dolar AS).

“Kita harus memanfaatkan potensi ekonomi digital Indonesia yang hebat ini untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujar Airlangga seperti dilansir Antara, Jumat (18/3/2022).

Ekonomi digital semakin berkembang karena meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk berbelanja online yang dirasa lebih aman dengan meminimalkan kontak fisik dengan individu lain.

Jasa logistik bertumbuh hingga 60 persen karena meningkatnya jasa pengiriman barang dan juga aktivitas belanja daring (e-groceries).

Dari sisi talenta digital di masa depan, pada 2030 diperlukan sekitar 9 juta Sumber Daya Manusia (SDM) digital di Indonesia yang akan dipenuhi oleh generasi muda saat ini dan akan mengakselerasi pertumbuhan wirausahawan di Indonesia.

Dengan digitalisasi, pertumbuhan ekonomi di 2022 yang ditargetkan sebesar 5,2 persen year on year dapat tercapai.

“Untuk mencapainya, strategi penanganan pandemi, dengan memperkuat proses 3T, pengobatan atau terapi, protokol kesehatan, serta vaksinasi, akan tetap jadi yang utama di samping strategi pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Dalam jangka panjang, Indonesia ingin dapat terbebas dari Middle Income Trap sehingga perlu diciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dengan memperbanyak jumlah wirausahawan.

Saat ini, rasio jumlah wirausahawan Indonesia masih rendah dan berkisar 3,47 persen dari total populasi sehingga pengembangan UMKM perlu untuk lebih didukung lagi dan upaya untuk membantu para pelaku UMKM tersebut agar tetap bertahan di tengah pandemi juga harus dilakukan.

“Undang-Undang Cipta Kerja akan membantu penciptaan lapangan kerja tersebut, karena aturan ini akan meningkatkan kemudahan berusaha untuk meningkatkan investasi dan produktivitas melalui paradigma baru yakni perizinan berbasis risiko yang lebih sederhana, cepat, dan terintegrasi,” tutur Menko Airlangga.

Pengembangkan digital inovation serta kapasitas human capital dan research terus dilakukan karena dipercaya memiliki peran besar dalam peningkatan bussiness shopistication Indonesia yang sudah berhasil naik tujuh peringkat ke posisi 32.(tha/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 6 Juli 2022
28o
Kurs