Minggu, 3 Maret 2024

Penerbangan Cina-Indonesia Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Sandiaga Salahuddin Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Foto: Antara

Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) memandang positif rencana dibukanya kembali penerbangan Cina-Indonesia tahun 2023. Rencana tersebut dinilai dapat mendongkrak angka kunjungan wisatawan mancanegara dari Negeri Tirai Bambu ke Tanah Air.

Sandiaga di Palembang, Sabtu (19/11/2022) mengatakan, faktornya karena ada beberapa permintaan dari maskapai penerbangan Cina kepada pemerintah Indonesia.

“Dari permintaan ini menjadi sinyal Cina bisa dibuka untuk pasar wisatawan mancanegara sehingga masuk lagi ke Indonesia,” kata Menparekraf dikutip Antara.

Menurutnya, kebijakan pemerintah Cina merelaksasi pembatasan sosial dengan membuka rute penerbangan langsung ini berdampak positif bagi Indonesia.

Kemenparekraf menargetkan angka kunjungan wisatawan Cina bisa mencapai 255.700 kunjungan, pada tahun 2023. “Mungkin bisa lebih dari pada itu,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sebelum tahun 2019 jumlah kunjungan wisman Cina ke Indonesia sempat menyentuh angka 2,07 juta orang.

Angka kunjungan tersebut sempat menempatkan Cina sebagai negara dengan kunjungan wisata mancanegara nomor dua setelah Malaysia dengan 2,98 juta orang.

“Ini akan kita bidik, dulu pernah posisi dua tapi sekarang nomor satu dipegang Australia, diikuti Singapura, Malaysia, India, dan Inggris,” ucapnya.

Sandiaga mengharapkan kehadiran wisatawan mancanegara, dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi angkatan kerja Nusantara. Sekaligus, meningkatkan perekonomian yang mulai bangkit pascapandemi Covid-19.

“Relaksasi dari Cina membuka pariwisata kita bangkit dan membuka lapangan kerja. Saya akan berjuang untuk itu, saya akan pastikan,” katanya.

Pihaknya terus mempersiapkan beberapa pariwisata unggulan Indonesia untuk menyambut wisatawan mancanegara ke Indonesia, seperti wisata bahari yang terdata menjadi objek yang paling banyak diminati wisatawan Cina.

Dengan demikian, kata dia, termasuk sektor unggulan seperti wisata bahari dan kuliner, serta wisata pedesaan di Sumatera Selatan menjadi salah satu di antaranya yang dipersiapkan bersama pemerintah provinsi dan kabupaten-kota setempat, untuk menyambut kunjungan para wisatawan mancanegara itu. (ant/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Minggu, 3 Maret 2024
27o
Kurs