Selasa, 5 Juli 2022
Advertorial

Surabaya Business Forum, Kado Istimewa Hari Jadi Kota Surabaya untuk Pulihkan Ekonomi

Laporan oleh Tim Redaksi
Bagikan
Surabaya Business Forum (SBF) dengan tema #LokalBerdaya digelar pada 21-22 Mei di Balai Pemuda Surabaya. Foto: Istimewa

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Surabaya menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya memberikan kado istimewa bagi Kota Surabaya di hari jadi yang ke-729.

Kado istimewa tersebut dikemas dalam sebuah acara bertajuk Surabaya Business Forum (SBF) dengan tema #LokalBerdaya yang digelar pada 21-22 Mei 2022 di Balai Pemuda Surabaya.

Dalam acara tersebut, HIPMI menghadirkan sejumlah narasumber, mulai pengusaha ternama Indonesia, juga Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Dahlan Iskan, Erix Soekamti, Kirun, Cak Kartolo, Bayu Skak, Dokter Tirta, Dochi Sadega, Pongki Barata, Tretan Muslim hingga sejumlah kepala daerah, termasuk Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya.

“Kami para pengusaha seluruh Surabaya berkumpul dan saling bergotong royong untuk membuat sebuah gerakan yaitu Surabaya Business Forum ini. Kami ingin ini bukan hanya sebuah event ceremonial saja, tapi sebuah gerakan yang bisa menghasilkan manfaat yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat di semua kalangan,” kata Malik Atmadja Ketua Pelaksana Surabaya Business Forum, Sabtu (21/5/2022).

Ia mengatakan, di dalam Surabaya Business Forum terdapat sub sesi acara yang akan memberikan dampak kepada UMKM, di antaranya HIPMI Talk, Kompetisi Bisnis, pelatihan atau workshop untuk UMKM, HIPMI Market, Focus Group Discussion dan juga ada Hiburan Rakyat.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya (tengah) bersama Ahmad Muhdlor Ali Bupati Sidoarjo dan Fandi Akhmad Yani Bupati Gresik dalam acara Surabaya Business Forum (SBF) pada 21 Mei 2022 di Balai Pemuda Surabaya. Foto: Istimewa

Di dalam sub acara kompetisi bisnis, HIPMI Surabaya akan mendatangkan investor dari seluruh Indonesia untuk memberikan pendanaan kepada para UMKM Surabaya. Sedangkan materi pelatihan atau workshop untuk UMKM diantaranya adalah bagaimana cara membangun sebuah standard operating procedure (SOP), pemasaran digital, produktivitas kerja hingga kiat-kiat khusus untuk mengembangkan bisnis UMKM.

Selain itu, ada juga acara Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan sejumlah stakeholder serta membahas soal memaksimalkan sumber daya dan potensi untuk meningkatkan daya saing UMKM, maupun pembahasan mengenai tata cara penyelenggaraan acara pasca-pandemi bagi pelaku usaha event organizer (EO).

“Di dalam acara FGD itu nanti kami berdiskusi mencari seperti apa sih ketika menggelar sebuah event di masa endemi. Oleh karena itu kami mendatangkan stakeholder, seperti kepolisian, asosiasi pelaku usaha, dan sejumlah dinas terkait,” ujar Malik.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya (tengah) bersama Ahmad Muhdlor Ali Bupati Sidoarjo dan berbagai pihak pendukung acara Surabaya Business Forum (SBF) pada 21 Mei 2022 di Balai Pemuda Surabaya. Foto: Istimewa

Selain HIPMI Talk, pelatihan, kompetisi bisnis, dan FGD, sambung Malik, dalam acara Surabaya Business Forum #LokalBerdaya nanti juga akan ada hiburan rakyat di bagian outdoor Balai Pemuda. Di hiburan rakyat itu, lanjut dia, terdapat pertunjukan konser, stand up comedy, penampilan pengamen jalanan dan masih banyak lainnya yang bisa diakses secara gratis.

Ia menegaskan, acara ini merupakan kerjasama antara HIPMI Surabaya, Kadin Surabaya, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menyambut juga sebagai kado Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729. Kado ini diberikan untuk Surabaya karena HIPMI ingin para pelaku UMKM di Surabaya semakin maju dan bisa bersaing dengan produk di pasaran.

“Sesuai dengan hashtag #LokalBerdaya, kita ingin mengangkat dan memberdayakan UMKM terutama pebisnis yang ada di Surabaya. Karena kan banyak sekali UMKM dan pebisnis yang berasal dari Surabaya, selain itu kami juga ingin organisasi ini (HIPMI) ada impact-nya di masyarakat,” imbuhnya.

Ia berharap, setelah acara ini selesai, para pebisnis dan UMKM di Surabaya bisa mengangkat kualitas produk maupun cara kerjanya untuk lebih baik lagi.

Tentang HIPMI

HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) adalah organisasi independen non partisipan para pengusaha muda Indonesia yang bergerak di bidang perekonomian.

Organisasi ini didirikan pada tanggal 10 Juni 1972 oleh para pengusaha pemula yang terdiri dari Drs. Abdul Latief, Ir. Siswono Yudo Husodo, Teuku Sjahrul, Datuk Hakim Thantawi, Badar Tanto, Irawan Djajaatmadja, SH, Hari Sjamsudin Mangaan, Pontjo Sutowo, dan Ir. Mahdi Diah. Organisasi ini didirikan dengan dilandasi oleh semangat untuk menumbuhkan wirausaha di kalangan pemuda.(adv/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
30o
Kurs