Sabtu, 2 Maret 2024

Dirut Bulog: Impor Beras dari China Belum Penuhi Kebutuhan Nasional

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Budi Waseso Direktur Utama Perum Bulog saat ditemui di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta Selatan pada Rabu (18/10/2023). Foto: Antara Budi Waseso Direktur Utama Perum Bulog saat ditemui di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta Selatan pada Rabu (18/10/2023). Foto: Antara

Budi Waseso Direktur Utama Perum Bulog menjelaskan, impor beras sebanyak satu juta ton dari China akan dilakukan jika stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) belum memenuhi kebutuhan nasional di tengah periode kekeringan panjang El Nino.

Dilansir dari Antara, Dirut yang akrab disapa Buwas menjelaskan, saat ini pemerintah masih berupaya memenuhi kuota penugasan impor beras dari negara-negara lain seperti Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, dan Pakistan.

“China sudah pasti tapi dengan situasi sekarang, sudah nanti lah itu terakhir kita realisasikan setelah kita tidak bisa lagi mengambil dari negara-negara lain. Negara-negara ini kan tidak ada ikatan sama kita, kalau China sudah terikat berarti kita sudah punya cadangan 1 juta ton (beras) di China,” ungkap Buwas di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2023).

Lebih lanjut Buwas menerangkan, pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Erick Thohir Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah China telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama impor beras pada Selasa (17/10/2023).

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan saat Erick mendampingi Joko Widodo Presiden RI dalam kunjungan kerjanya ke Negeri Tirai Bambu untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-3 Belt Road Forum (BRF).

“Kemarin pak Presiden ke sana, melalui Menteri BUMN Pak Erick Thohir menandatangani kesepakatan kerja sama,” ungkap Buwas.

Rencana impor beras dari China, ujar Buwas, merupakan langkah dari pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dari kekhawatiran terhadap ancaman kenaikan harga beras.

“Itu kan jaminan buat saya, supaya masyarakat juga aman, ada rasa aman, tidak ada ketakutan ‘jangan-jangan nanti Bulog tidak dapat, harga beras naik, itu tidak ada,” ucapnya.(ant/ath/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Sabtu, 2 Maret 2024
31o
Kurs