Minggu, 3 Maret 2024

IHSG Menguat di Tengah Pergerakan Variatif Pasar Asia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi: Karyawan berjalan di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Antara

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (6/9/2023), pagi bergerak menguat di tengah pergerakan variatif bursa saham kawasan Asia.

Melansir Antara, IHSG dibuka menguat 8,39 poin atau 0,12 persen ke posisi 7.000,10. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,55 poin atau 0,06 persen ke posisi 969,22.

“IHSG masih akan mencoba untuk break di atas level 7.000 hari ini. Seiring optimisme meningkatnya likuiditas jelang Pemilu 2024. Level support berada 6.950- 6.970 dan resistance 7.020- 7.050,” kata Fanny Suherman Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas.

Pada Selasa (5/9/2023) kemarin, sebagian besar bursa di kawasan regional Asia Pasifik terkoreksi, dengan penurunan terdalam dicatat oleh indeks Hang Seng (Hong Kong). Begitu juga dengan indeks Shanghai (China) yang turun cukup signifikan.

Sementara itu, Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga di level 4,1 persen, atau sesuai perkiraan.

Korea Selatan mengumumkan inflasi sebesar 3,4 persen year on year (yoy) pada Agustus 2023, atau di atas perkiraan, yang mana hari ini Australia akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2023.

Dari Amerika Serikat (AS), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,56 persen pada perdagangan Selasa (5/9) kemarin, begitu juga dengan S&P 500 yang turun 0,42 persen, dan indeks Nasdaq turut terkoreksi 0,08 persen.

Harga minyak dunia naik, setelah Saudi Arabia dan Rusia memperpanjang pemotongan pasokan sukarela.

Kenaikan harga minyak memberikan tekanan terhadap saham-saham maskapai penerbangan dan kapal pesiar. Seperti saham American Airlines, United Airlines, Delta Air Lines, dan Carnival masing- masing turun lebih dari 2 persen. (ant/dvn/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Minggu, 3 Maret 2024
27o
Kurs