Minggu, 3 Maret 2024

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat Tengah Pelemahan Bursa Kawasan Asia dan Global

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi: Karyawan berjalan di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Antara

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (5/9/2023) pagi dibuka menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.

IHSG membuka perdagangan dengan kenaikan sebanyak 10,97 poin atau meningkat sebesar 0,16 persen, mencapai level 7.007,72. Di sisi lain, kelompok 45 saham pilihan atau Indeks LQ45 mengalami peningkatan sebanyak 1,55 poin atau meningkat 0,16 persen, mencapai level 971,47.

“IHSG hari ini diprediksi bergerak mixed (variatif) dalam range 6.960 sampai 7.030,” ujar Ratih Mustikoningsih Financial Expert Ajaib Sekuritas dilansir Antara.

Dari dalam negeri, survei Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang diterbitkan oleh S&P Global untuk bulan Agustus 2023 mencatat angka 53,9, mengalami kenaikan sebanyak 0,6 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencatat angka 53,3.

Peningkatan laju ekspansi PMI Manufaktur ini merupakan yang tercepat dalam hampir satu tahun terakhir, dan ini menunjukkan bahwa kondisi manufaktur Indonesia telah berada pada tingkat ekspansi selama 24 bulan berturut-turut atau dua tahun terakhir.

S&P Global juga mencatat bahwa manufaktur Indonesia menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan produksi dalam 12 bulan mendatang.

Sementara itu, dalam skala internasional, PMI Manufaktur final Australia yang diterbitkan oleh Judo Bank pada bulan Agustus 2023 tetap berada di level 49,6, tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Meskipun masih menunjukkan tingkat kontraksi dalam enam bulan terakhir, angka ini merupakan yang terkuat sejak Februari 2023, menunjukkan adanya tanda-tanda pemulihan dalam sektor manufaktur dalam beberapa bulan terakhir.

Di luar negeri, Korea Selatan mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar 0,87 miliar dolar AS pada bulan Agustus 2023, meningkat dari defisit sebesar 9,39 miliar dolar AS pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

Ekspor di Korea Selatan turun sebesar 8,4 persen year on year (yoy), mencapai 51,87 miliar dolar AS pada bulan Agustus 2023, sementara impor turun sebesar 22,8 persen (yoy), mencapai 51,0 miliar dolar AS.

Pada awal perdagangan di pasar saham regional Asia hari ini, indeks Nikkei melemah sebanyak 92,80 poin atau 0,28 persen, mencapai 32.846,39, indeks Hang Seng melemah sebanyak 222,23 poin atau 1,18 persen, mencapai 18.621,93, indeks Shanghai melemah sebanyak 16,88 poin atau 0,53 persen, mencapai 3.160,18, dan indeks Straits Times melemah sebanyak 15,25 poin atau 0,47 persen, mencapai 3.223,72. (ant/bnt/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Minggu, 3 Maret 2024
27o
Kurs