Rabu, 28 Februari 2024

Kemenparekraf Usulkan 20 Negara Masuk Daftar Bebas Visa Kunjungan ke Indonesia

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Sandiaga Uno Menparekraf memberikan keterangan terkait rencana penerapan kebijakan bebas visa kunjungan, Kamis (7/12/2023), di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden, siang hari ini, Kamis (7/12/2023), memimpin Rapat Kabinet Terbatas, di Istana Merdeka Jakarta.

Rapat itu khusus membahas kebijakan bebas visa kunjungan. Pemerintah berharap kebijakan tersebut berdampak positif khususnya buat pariwisata dan ekonomi nasional.

Dalam keterangan pers usai rapat, Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan, pemerintah mempertimbangkan sejumlah hal terkait kebijakan bebas visa kunjungan. Mulai dari dampak ekonomi, asas timbal balik, hingga aspek keamanan.

“Diharapkan akan meningkatkan dampak ekonomi, kunjungan wisatawan, meningkatnya jumlah investasi, dan juga menarik kegiatan-kegiatan khususnya ekonomi digital. Tadi masukan dari Ibu Menlu, Pak Mendagri, agar asas timbal balik reciprocity serta aspek keamanan juga dijaga,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Kemenparekraf, lanjut Sandi, mengusulkan 20 negara yang akan mendapatkan bebas visa kunjungan. Usulan itu berdasarkan tingkat kunjungan tertinggi wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Di antaranya, Australia, Tiongkok, India, Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Jerman.

Kemudian, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Rusia, Taiwan, Selandia Baru, Italia, Spanyol, dan beberapa negara lain yang masuk 20 teratas penyumbang wisatawan mancanegara.

Dalam satu bulan ke depan, Jokowi Presiden, kata Sandiaga, menginstruksikan jajarannya merampungkan daftar negara yang diusulkan.

Selanjutnya, pemerintah segera memberikan persetujuan atas usulan negara-negara yang diprioritaskan untuk mendapatkan bebas visa kunjungan.

“Jadi, bukan hanya wisatawan, tapi juga pertimbangannya investasi dan dampak ekonomi. Semua yang menguntungkan untuk kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kita,” tandasnya. (rid/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Rabu, 28 Februari 2024
27o
Kurs