Selasa, 21 Mei 2024

Pelindo Operasikan Dua Terminal Peti Kemas Baru di Kalimantan Tengah

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Terminal Peti Kemas Bagendang. Foto: Pelindo

Badan usaha pelabuhan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), memperluas area kerja perseroan, dimulai dengan pengoperasian TPK Bagendang dan TPK Bumi Harjo di Kalimantan Tengah yang dimulai pada tanggal 1 Agustus 2023.

Widyaswendra Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, mengatakan pengoperasian TPK Bagendang dan TPK Bumi Harjo oleh SPTP merupakan kelanjutan dari aksi korporasi setelah penggabungan Pelindo.

Ia menyebut secara bertahap kegiatan pelayanan terminal peti kemas akan operasikan dari holding (Pelindo) kepada SPTP.

“Secara bertahap sejak tahun 2022 lalu kami menerima serah operasi terminal di 14 kantor cabang dan inbreng 7 anak perusahaan. Dengan serah operasi TPK Bagendang dan TPK Bumi Harjo yang menjadi 1 cabang, maka total terdapat 15 kantor cabang dengan keseluruhan terminal menjadi 29 terminal peti kemas,” kata Widyaswendra, Selasa (1/8/2023).

Pengoperasian TPK Bagendang dan TPK Bumi Harjo oleh PT Pelindo Terminal Petikemas merupakan salah satu langkah dalam upaya meningkatkan pelayanan terminal peti kemas.

“Standar operasi dan pelayanan di area terminal peti kemas menjadi prioritas perusahaan untuk memberikan pelayanan yang optimal dan efisien bagi pengguna jasa terminal peti kemas,” lanjutnya.

Dari sisi arus peti kemas, PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat arus peti kemas di TPK Bagendang sepanjang tahun 2022 sebanyak 62.339 TEUs (Twenty-foot Equivalent Units), Sementara untuk TPK Bumi Harjo tercatat sebanyak 42.775 TEUs

Firmansyah Branch Manager PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Sampit, menyambut baik pengoperasian TPK Bagendang dan TPK Bumi Harjo oleh PT Pelindo Terminal Petikemas.

Firman berharap ada peningkatan kualitas peralatan bongkar muat peti kemas khususnya di TPK Bagendang baik di sisi dermaga maupun yang ada di lapangan penumpukan. Selain itu, jam kerja di terminal peti kemas juga dapat ditingkatkan menjadi 24/7 (non stop).

“Saat ini kami rata-rata 8 kunjungan kapal setiap bulan. Dengan pengoperasian oleh SPTP kami berharap produktivitas terminal dapat meningkat, sehingga waktu port stay dapat berkurang. Dengan demikian kami dapat menambah kunjungan kapal. Kami optimis ke depan kami bisa hingga 10 kunjungan kapal per bulan,” ucap Firman Syah. (dvn/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya
Kurs
Exit mobile version