Kamis, 29 Februari 2024

Rupiah Melemah Lagi Jadi Rp15.395 per Dolar AS pada Kamis Pagi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Rupiah dan dolar AS. Foto: Istimewa

Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (21/9/2023) pagi melemah 0,09 persen atau 14 poin menjadi Rp15.395 per Dolar AS dari sebelumnya Rp15.381 per Dolar AS.

Rupiah diprakirakan melemah terhadap Dolar AS setelah Federal Reserve (The Fed) bersikap lebih hawkish dengan memberikan kenaikan suku bunga sekali lagi pada tahun ini dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC).

“(Selain itu) Fed juga (memberikan sinyal) akan menahan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama,” ucap Lukman Leong analis pasar mata uang dilansir Antara, Kamis (21/9/2023)

Menurutnya, Dolar rebound cukup besar pasca-FOMC. Tetapi pelemahan rupiah tidak akan terlalu besar mengingat investor masih akan menantikan hasil dari Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) siang ini.

“BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, namun yang akan menjadi perhatian adalah bagaimana komitmen BI menjaga stabilitas rupiah,” ungkap Lukman.

Dolar AS sedikit melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (20/9/2023) atau Kamis pagi waktu Indonesia.

Setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada level tertinggi dalam dua dekade, namun mengindikasikan setidaknya satu kenaikan lagi mungkin terjadi tahun ini karena inflasi tetap tinggi. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Kamis, 29 Februari 2024
31o
Kurs