Jumat, 12 April 2024

Tesla Akan Tarik 200.000 Kendaraan untuk Perbaiki Masalah Spion

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Mobil Model Y digambarkan saat upacara pembukaan Tesla Gigafactory baru di Gruenheide, Jerman pada 22 Maret 2022. Foto: Reuters Mobil Model Y digambarkan saat upacara pembukaan Tesla Gigafactory baru di Gruenheide, Jerman pada 22 Maret 2022. Foto: Reuters

Tesla perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS), bakal menarik sekitar 200.000 kendaraannya untuk model S,X, dan Y yang telah beredar di negara tersebut karena adanya masalah spion.

Kabar itu pertama kali diumumkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) yang menyebutkan masalah spion itu terjadi akibat perangkat lunak yang mengalami malfungsi.

Dilansir Antara pada Minggu (28/1/2024), kerusakan pada bagian spion secara lebih rinci disebabkan oleh ketidakstabilan perangkat lunak, dapat mengurangi visibilitas pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Tesla memastikan penarikan itu bakal dilakukan pada model S,X, dan Y yang merupakan keluaran 2023.

Sebenarnya Tesla telah merilis pembaruan perangkat lunak gratis dengan sifat Over-the-Air (OTA) untuk mengatasi masalah ini, menurut NHTSA.

Pada 22 Januari lalu, Tesla telah mengidentifikasi 81 klaim garansi yang mungkin terkait dengan kondisi spion tersebut.

Sebelumnya, NHTSA membuka penyelidikan pada Agustus 2021 terkait fungsi autopilot Tesla setelah mengidentifikasi lebih dari selusin kecelakaan di mana kendaraan Tesla menabrak kendaraan darurat stasioner. (ant/saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Mobil Porsche Seruduk Livina di Tol Porong

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Jumat, 12 April 2024
30o
Kurs