Jumat, 20 Februari 2026

Cuaca yang Tak Menentu Jadi Tantangan UMKM Sekitaran Al-Akbar Berjualan Kala Ramadan

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Suasana pasar malam Masjid Al-Akbar Surabaya yang sepi pengunjung karena hujan, Kamis (19/2/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Cuaca yang tidak menentu, yang kadang hujan deras mengguyur Kota Surabaya, menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang yang berjualan selama Bulan Suci Ramadan di bazar sekitar Masjid Al-Akbar Surabaya.

Seperti yang disampaikan Ridzky Dinda Majid pedagang takoyaki yang ditemui suarasurabaya.net pada Kamis (19/2/2026) sore.

“Kalau sekarang mungkin 10 (porsi terjual) ada lah. Walaupun sebenarnya kalau tidak terkendala cuaca sih bisa lumayanlah gitu. Orang jadi malas karena basah, becek, hujan gitu ya,” ungkap Dinda, Kamis (19/2/2026).

Selain faktor cuaca, Dinda melihat adanya pola pembelian masyarakat yang tidak terlalu masif di awal puasa. “Kalau tiga hari pertama biasanya masih sepi sih. Karena orang-orang masih antusias makan di rumah bersama keluarga sih. Dari tahun ke tahun gitu sih,” katanya.

Karenanya, Dinda berharap weekend besok, penjualan takoyakinya bisa meningkat, baik pembelian secara langsung di bazar atau penjualan melalui aplikasi.

Hal yang sama juga dirasakan Nurti pedagang soto ayam, sop buah dan nasi goreng di bazar sekitar Masjid Al-Akbar Surabaya. “Berhubung kena hujan sepi. Enggak ada orang, ya kadang kadang lah ada orang,” kata Nurti.

Nurti salah satu penjual soto di bazar pasar malam Masjid Al-Akbar Surabaya yang mempersiapkan seporsi soto ayam, Kamis (19/2/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Nurti mengatakan penjualan soto ayam saat cuaca tidak menentu hanya sekitar 50 porsi. Sedangkan sop buah dan nasi goreng di bawah 50 porsi. Nurti hanya bisa berharap selama bulan puasa, cuaca bisa lebih bersahabat.

Pengunjung: Letak Masjid dan Bazar Berdekatan Jadi Daya Tarik

Sementara Ahmad Faizal Prianggara pengunjung bazar dari Sidoarjo mengatakan, kedekatan antara lokasi bazar dengan Masjid Al-Akbar Surabaya, jadi daya tarik wisata religi di bulan Ramadan.

“Kalau menurut saya ya sangat pembantu ya, karena kan lokasinya juga dekat. Sebelum buka kan juga nyari siap-siap buat buka. Nanti waktu azan bisa langsung nyemil terus baru salat magrib berjamaah. Cari makan keluar gitu dekat juga aksesnya juga enak gitu, dan di sini kan lengkap ada makanan, ada cemilan, ada minuman juga gitu,” kata Faizal di bazar sekitar Masjid Al-Akbar Surabaya, Kamis (19/2/2026).

Reza Firmansiah yang juga berasal dari Sidoarjo mengatakan, dirinya pergi ke bazar dan Masjid Al-Akbar Surabaya setelah pulang kerja. Niatnya datang untuk ibadah salat magrib dan kulineran.

“Mampir salat di Masjid Agung, salat Magrib, terus cari buka di sekitar sentra kuliner Masjid Agung sini. Kebetulan kok ada ikan bakar, ya udah. Coba dulu deh,” katanya.(lea/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 20 Februari 2026
32o
Kurs