Dalam EJIF 2026, Jawa Timur menawarkan 28 proyek Investment Project Ready to Offer (IPRO) dengan total nilai investasi mencapai Rp73,7 triliun.
Proyek yang ditawarkan mencakup sektor manufaktur, pariwisata, infrastruktur, dan agroindustri. Selain itu, terdapat tujuh kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus serta 80 aset potensial milik pemerintah daerah yang turut ditawarkan kepada investor.
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bersama pemerintah kabupaten dan kota terus memperkuat dukungan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Emil menyebut, Jatim memiliki modal dasar yang kuat untuk menarik investasi, terutama melalui sektor manufaktur dan pertanian.
“Modal dasar yang kuat, sektor manufaktur dan pertanian, menjadi daya tarik investasi di Jawa Timur,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

