Selasa, 29 September 2026

Fesyar Jawa 2026 Catat Transaksi UMKM Syariah Rp8,21 Miliar

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ibrahim Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur. Foto: BI Jatim

Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa 2026 mencatatkan transaksi penjualan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) syariah mencapai Rp8,21 miliar.

Selain transaksi penjualan, sebanyak 242 sesi business matching yang digelar selama Fesyar juga menghasilkan komitmen pembiayaan sebesar Rp37,60 miliar dan komitmen transaksi perdagangan Rp43,26 miliar.

Ibrahim Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur mengatakan, capaian tersebut menunjukkan Fesyar sebagai ruang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga pembiayaan, mitra dagang, serta akses pasar.

“Fesyar Jawa 2026 berakhir, tapi semangat kolaborasi dan langkah pengembangan ekonomi syariah harus terus berlanjut,” katanya dalam keterangan, pada Selasa (29/9/2026).

Fesyar Jawa 2026 yang berlangsung pada 25-27 September di Surabaya menghadirkan 42 rangkaian acara melalui kolaborasi dengan 294 lembaga dan mitra strategis.

Selain itu, sebanyak 270 UMKM syariah turut berpartisipasi, baik secara langsung maupun melalui platform perdagangan digital.

Ibrahim mengatakan, pengembangan ekonomi syariah ke depan tidak hanya berfokus pada peningkatan transaksi, tetapi juga perlu memperkuat ekosistem yang mendukung UMKM, pembiayaan, hingga kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Destry Damayanti Gubernur Bank Indonesia (BI) yang menekankan tiga pilar penguatan ekonomi syariah, yakni ekosistem rantai nilai halal yang terintegrasi dan berdaya saing, perluasan pembiayaan syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah.

Lebih lanjut, Fesyar Jawa 2026 juga menghasilkan sejumlah program unggulan, di antaranya pembentukan Pasar Rakyat Halal, Aman, dan Sehat serta penguatan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS).

Program lainnya berupa pengembangan wakaf uang untuk mendukung pendidikan serta pembiayaan inovatif untuk pengadaan perumahan bagi guru madrasah dan pesantren anggota Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN).

Dari sisi keuangan sosial syariah, rangkaian WAKAFein, WAKAF Fun Walk, dan penghimpunan wakaf dalam kegiatan kajian berhasil mengumpulkan dana wakaf sebesar Rp60,40 juta.

Keberlanjutan program, lanjut dia, juga diperkuat melalui Project Charter Sinergi dan Kolaborasi dalam Pengembangan Ekonomi Inklusif, Ketahanan Pangan, dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Jawa Timur.

Ia mengatakan bahwa komitmen tersebut melibatkan BI, Pemprov Jawa Timur, Otoritas Jasa Keuangan, KDEKS Jawa Timur, Kanwil Kementerian Agama, BPJPH, serta Majelis Ulama Indonesia.

Seperti diketahui, Fesyar Jawa merupakan rangkaian terakhir menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 yang akan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di Jakarta.

Fesyar Jawa juga melengkapi penyelenggaraan sebelumnya di wilayah Sumatera dan Kawasan Timur Indonesia, sebelum seluruh rangkaian berlanjut dalam ISEF 2026. (ris/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 29 September 2026
31o
Kurs