Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh 11 sektor berakhir melemah. Sektor energi mencatat penurunan terdalam sebesar 2,38 persen, disusul sektor barang baku yang turun 1,63 persen dan sektor industri yang melemah 1,60 persen.
Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham justru mencatat kenaikan terbesar, yakni KREN, ANDI, TMPO, BTEK, dan MKNT. Sebaliknya, saham GRPM, SOFA, MGLV, VKTR, dan ARKO masuk dalam daftar saham dengan penurunan terbesar.
Aktivitas perdagangan saham di BEI tercatat mencapai 1,79 juta transaksi, dengan volume 36,12 miliar saham dan nilai transaksi Rp14,98 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 174 saham menguat, 542 saham melemah, dan 247 saham tidak mengalami perubahan harga.
Pergerakan bursa Asia pada penutupan perdagangan berlangsung bervariasi. Indeks Nikkei Jepang turun 0,78 persen ke level 62.202,00, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,51 persen ke posisi 23.211,81.
Indeks Shanghai Composite China naik 0,19 persen ke level 3.697,52. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melemah 1,46 persen ke posisi 5.569,47 dan indeks Straits Times Singapura turun 0,12 persen ke level 5.415,91. (ant/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

