Selasa, 6 Oktober 2026

IHSG Ditutup Menguat, Investor Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham naik. Foto: suarasurabaya.net

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat pada penutupan perdagangan Selasa (6/10/2026), mengikuti penguatan bursa saham Asia dan global.

IHSG ditutup naik 74,07 poin atau 1,21 persen ke level 6.192,93. Sementara indeks LQ45 yang mengukur kinerja 45 saham unggulan menguat 4,93 poin atau 0,82 persen menjadi 608,16.

Maximilianus Nico Demus Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, penguatan bursa Asia turut menopang pergerakan IHSG setelah Wall Street mencatat kinerja positif.

“Bursa Asia menguat mengikuti kinerja positif Wall Street, sementara investor mengabaikan kekhawatiran terkait tingginya imbal hasil obligasi,” ujar Nico.

Dari pasar global, sentimen positif turut datang dari penurunan harga minyak mentah seiring meningkatnya pasokan dari kawasan Timur Tengah.

Dari dalam negeri, peningkatan penyaluran bantuan sosial oleh pemerintah menjadi salah satu sentimen yang menopang pasar. Kebijakan tersebut diharapkan membantu menjaga daya beli rumah tangga menjelang akhir 2026.

Meski demikian, penguatan IHSG dinilai masih terbatas karena investor cenderung berhati-hati menjelang rilis sejumlah data ekonomi domestik penting pada pekan ini.

Dilansir dari Antara, data yang menjadi perhatian antara lain posisi cadangan devisa September 2026 dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).

Selain itu, investor masih mencermati tekanan inflasi pangan. Nico mengatakan harga pangan masih relatif tinggi akibat gangguan panen yang dipengaruhi cuaca ekstrem, fenomena El Nino, dan sejumlah bencana lokal.

“Inflasi pangan juga masih tinggi akibat gangguan panen yang dipicu cuaca ekstrem, fenomena El Nino, dan bencana lokal,” katanya.

IHSG dibuka menguat pada awal perdagangan dan bertahan di zona positif hingga penutupan sesi pertama. Pada sesi kedua, indeks kembali bergerak di teritori hijau hingga perdagangan berakhir.

Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, sebanyak 11 sektor mengalami penguatan. Sektor teknologi menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 3,36 persen.

Penguatan berikutnya terjadi pada sektor transportasi dan logistik sebesar 3,22 persen serta sektor energi yang naik 2,77 persen.

Sejumlah saham mencatat penguatan terbesar, antara lain TRUE, POLA, ASMI, BTEK, dan CSMI. Sementara saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ROCK, FORU, LUCY, SOFA, dan PPRI.

Aktivitas perdagangan saham pada Selasa tercatat sebanyak 12,34 juta kali transaksi. Volume saham yang diperdagangkan mencapai 47,12 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp12,34 triliun.

Sebanyak 511 saham ditutup menguat, 198 saham melemah, sedangkan 254 saham tidak mengalami perubahan.

Di bursa regional Asia, indeks Nikkei Jepang menguat 1,26 persen ke level 70.826,00. Hang Seng Hong Kong naik 1 persen menjadi 24.280,56, sedangkan Strait Times Singapura menguat 0,66 persen ke 5.701,54.

Sebaliknya, indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,89 persen ke 6.941,39.

Sementara itu, perdagangan saham di Shanghai, China, ditutup karena libur Golden Week dalam rangka peringatan Hari Nasional China. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 6 Oktober 2026
29o
Kurs