“Di sisi lain berpotensi menciptakan tekanan psikologis atau kepanikan bagi sebagian investor ritel dan rawan dimanfaatkan oleh para spekulan pasar modal untuk melakukan manipulasi jangka pendek,” ujar Nico.
IHSG dibuka melemah pada awal perdagangan dan bertahan di zona merah hingga penutupan sesi pertama. Tekanan berlanjut pada sesi kedua hingga perdagangan saham berakhir.
Berdasarkan data perdagangan BEI, sebanyak 192 saham ditutup menguat, 554 saham melemah, dan 217 saham tidak mengalami perubahan harga.
Frekuensi transaksi tercatat sekitar 1,63 juta kali dengan volume perdagangan mencapai 34,07 miliar saham. Nilai transaksi saham mencapai Rp12,57 triliun.
Di kawasan Asia, indeks Nikkei Jepang melemah 0,69 persen ke 65.908,00, Shanghai turun 1,67 persen ke 3.823,62, dan Kuala Lumpur melemah 2,70 persen ke 6.889,74.








