Namun, menurut Elandry, investor masih perlu mencermati apakah penguatan dapat meluas ke lebih banyak sektor dan saham.
Pergerakan yang lebih merata diperlukan agar pemulihan pasar tidak hanya ditopang oleh sejumlah saham unggulan.
Ia menilai investor masih cenderung berhati-hati, terutama investor global yang sensitif terhadap persoalan transparansi kepemilikan saham, free float atau porsi saham yang tersedia untuk diperdagangkan di publik, serta potensi perubahan klasifikasi pasar Indonesia oleh penyedia indeks global MSCI.
Di sisi lain, investor domestik berpeluang memanfaatkan koreksi harga untuk mengakumulasi saham secara selektif.
Meski sentimen pasar mulai membaik, arus dana asing dan keberlanjutan penguatan saham unggulan masih menjadi faktor penting dalam menentukan arah IHSG selanjutnya.
NOW ON AIR SSFM 100

