Elandry juga menyoroti peran pemerintah dan regulator dalam merespons gejolak pasar serta memperbaiki transparansi dan tata kelola pasar modal. Langkah-langkah tersebut dinilai dapat memengaruhi kepercayaan investor.
Menurutnya, penguatan IHSG kali ini lebih tepat dipandang sebagai respons jangka pendek setelah tekanan jual besar, bukan semata-mata dikaitkan dengan momentum dua tahun pemerintahan.
“Untuk membangun kepercayaan investor secara berkelanjutan, pasar membutuhkan implementasi reformasi yang konsisten, kepastian kebijakan, stabilitas makroekonomi dan perbaikan capital flow,” ujar Elandry.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat dibuka melemah sebelum berbalik ke zona positif hingga penutupan sesi pertama. Pada sesi kedua, indeks bertahan di wilayah penguatan sampai perdagangan berakhir.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh 11 sektor mencatat kenaikan. Sektor transportasi dan logistik memimpin penguatan sebesar 6,97 persen, disusul sektor barang baku yang naik 6,42 persen dan sektor infrastruktur sebesar 5,62 persen.
NOW ON AIR SSFM 100

