Harga minyak juga menjadi katalis positif. Harga minyak Brent cenderung stabil di sekitar 100 dolar AS per barel pada Selasa (6/10/2026), setelah sebelumnya mengalami koreksi.
Di sisi lain, harga emas spot ditutup menguat 0,7 persen menjadi 4.168 dolar AS per troy ounce pada Selasa. Penguatan tersebut didukung oleh jeda kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan pelemahan dolar AS.
Investor global kini menantikan risalah rapat The Fed pada September untuk memperoleh petunjuk mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS.
Dari dalam negeri, investor mencermati data cadangan devisa Indonesia September 2026 yang akan dirilis pada Rabu.
Pada Agustus 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat 146,5 miliar dolar AS, meningkat dari 145,3 miliar dolar AS pada Juli.








