Kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai juga menjadi perhatian. Hingga akhir September 2026, penerimaan mencapai Rp240,28 triliun atau 71,51 persen dari target penerimaan Bea Cukai dalam APBN 2026.
Realisasi tersebut tumbuh 8,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, Bank Dunia memperkirakan perekonomian Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,2 persen pada 2026 dan 2027. Untuk kawasan Asia Timur dan Pasifik, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 4,5 persen pada 2026.
Bank Dunia menilai aktivitas ekonomi Indonesia didukung peningkatan pelaksanaan program prioritas pemerintah, investasi yang berkaitan dengan negara, serta subsidi energi.
Namun, lembaga tersebut juga menilai bauran kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek turut berkontribusi terhadap peningkatan ketidakseimbangan fiskal dan eksternal.








