Rabu, 7 Oktober 2026

Investasi Jatim Capai Rp72 Triliun Semester I 2026, DPMPTSP Ungkap Faktor Penarik Investor

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Kiri-Kanan: Sigit Priyanto Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Yuswanto Koordinator Tim Kerja Substansi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Erivina Lucky Kristian Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur ketika mengudara di Radio Suara Surabaya, Rabu (7/10/2026). Foto: Bram suarasurabaya.net

Selain JOS, DPMPTSP Jatim memiliki layanan Klik Klinik Investasi. Melalui layanan tersebut, petugas tidak hanya menunggu investor datang ke kantor, tetapi mendatangi perusahaan untuk memberikan pendampingan ketika terdapat persoalan dalam proses investasi.

“Kami datang kepada investor. Jadi saya kira lebih banyak jemput bola,” ujarnya.

DPMPTSP Jatim juga memiliki program Saleha atau Sadar Legalitas Berusaha yang menyasar pelaku UMKM.

Melalui program tersebut, pemerintah memberikan pendampingan agar pelaku UMKM memiliki legalitas usaha. Pada 2026, program tersebut direncanakan digelar hampir 50 kali dengan mendatangi sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.

Yuswanto menegaskan layanan JOS melengkapi sistem Online Single Submission (OSS) yang merupakan layanan pemerintah pusat. JOS digunakan untuk pelayanan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kalau kewenangan-kewenangan yang memang kewenangannya Pemprov, itu dilayani lewat online pakai JOS,” katanya. (saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
32o
Kurs