Di Jawa Timur terdapat 8.494 KDMP. Namun, belum seluruhnya beroperasi. Anjik menyebut sekitar 5.500 koperasi telah beroperasi berdasarkan hasil verifikasi dan validasi lapangan.
“Dari 8.494 itu se-Jawa Timur, yang sudah operasional sampai dengan akhir tahun 2026 ini sejumlah 5.500. Sesuai dengan hasil verifikasi dan validasi lapang,” jelasnya.
Sementara KDMP lainnya masih dalam proses kesiapan. Menurut Anjik, kendala yang dihadapi di masing-masing daerah berbeda, mulai dari kesiapan bangunan hingga penentuan potensi usaha dan produk yang akan dikembangkan.
Pendampingan operasional KDMP dilakukan pemerintah kabupaten/kota bersama pemangku kepentingan terkait. Pemerintah provinsi, lanjutnya, berperan dalam memberikan dukungan akses, pelatihan, hingga peningkatan kapasitas pengurus koperasi.
Anjik menyebut kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu tantangan utama bagi koperasi dan UMKM. Karena itu, Pemprov Jatim juga memberikan pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta berbagai fasilitasi usaha.
NOW ON AIR SSFM 100

