KDMP juga diharapkan menjadi wadah bagi produk-produk UMKM. Koperasi dapat berperan sebagai agregator untuk memperluas akses pasar, sementara pelaku usaha mendapat pendampingan dari proses produksi hingga pemasaran.
“Dengan UMKM yang bergabung ke koperasi ini, mungkin koperasi tersebut sebagai agregator. Jadi dengan UKM yang punya produk bahkan koperasi yang punya produk ini akan diberikan pendampingan, mulai dari hulu sampai hilir,” katanya.
Dukungan tersebut mencakup fasilitasi legalitas dan sertifikasi, antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, merek, uji laboratorium, desain kemasan, peningkatan kualitas produksi, inkubasi bisnis, hingga fasilitasi promosi dan kemitraan.
Dengan penguatan kelembagaan dan jaringan usaha tersebut, KDMP diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi di desa, tetapi juga mampu mempertemukan produsen dengan pasar secara lebih efisien.(iss/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

