Jumat, 20 Februari 2026

KemenPU Akan Tambah 10 Tol Fungsional untuk Mudik Lebaran 2026

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Kendaraan sedang melintas di ruas tol Gempol Pasuruan. Foto: Jasamarga Gempol Pasuruan

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat kesiapan infrastruktur jalan menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi mencapai ratusan juta orang.

Diana Kusumastuti Wakil Menteri PU mengatakan, KemenPU saat ini sedang menyiapkan tambahan 10 ruas tol fungsional dengan total panjang hampir 291 kilometer guna mengurai kepadatan lalu lintas saat mudik dan arus balik.

Tambahan tol fungsional itu, kata dia, menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat pada momentum Lebaran 2026.

“Kami menyiapkan tambahan 10 ruas tol fungsional sepanjang 290,855 km,” ujar Diana saat dilansir dari Antara, pada Jumat (20/2/2026).

Diana merinci, ruas tol fungsional tersebut meliputi Ruas Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Ruas Tol Palembang-Betung Seksi 1-2-3-4, Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1-2-3, Solo-Yogyakarta Seksi Prambanan-Purwomartani, serta Ruas Tol Yogyakarta-Bawen Seksi Ambarawa-Bawen. Seluruh ruas itu disiapkan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas selama mudik dan balik Lebaran 2026.

Selain menambah ruas fungsional, KemenPU juga memastikan kesiapan menyeluruh jaringan jalan tol dan jalan nasional. Saat ini, terdapat 76 ruas jalan tol yang telah beroperasi dengan total panjang 3.115,98 kilometer, didukung 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area.

“Untuk jalan tol, saat ini terdapat 76 ruas jalan tol yang telah beroperasi dengan total panjang 3.115,98 km, didukung oleh 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP/rest area),” katanya.

Infrastruktur pendukung lainnya juga disiagakan, mulai dari 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga 539 gerbang tol, seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dan volume lalu lintas saat musim mudik.

Kesiapan infrastruktur itu menurutnya krusial, mengingat Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan, memprediksi sekitar 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah. Angka tersebut berpotensi meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya berdasarkan hasil survei nasional.

Operasional posko angkutan Lebaran dijadwalkan berlangsung pada 13-29 Maret 2026 untuk mengoordinasikan seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian. Sejumlah langkah antisipasi juga disiapkan, termasuk pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas, kecuali kendaraan pengangkut kebutuhan pokok, bahan bakar minyak, dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama lintas kementerian.

Di sisi lalu lintas, Kementerian Perhubungan bersama Korlantas Polri juga akan menerapkan berbagai rekayasa, seperti contraflow, sistem satu arah (one way), serta kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas tol yang berpotensi mengalami kepadatan tinggi.(ant/ris/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 20 Februari 2026
31o
Kurs