“Saya juga merasa terharu, saudara memakai kaus ‘Prabowonomics’. Sesungguhnya terus terang saja tidak pantas saudara pakai nama saya di situ,” katanya.
Ia menegaskan bahwa perjuangannya selama ini adalah menjalankan cita-cita para pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945.
“Ketegasan perjuangan saya, keyakinan saya, itu adalah keyakinan saya terhadap cita-cita pendiri bangsa, keyakinan saya terhadap Proklamasi 17 Agustus 1945, keyakinan saya terhadap UUD 1945, terutama pada Pasal 33 UUD 1945 dan Pasal 34. Tidak ada yang baru,” tegasnya.
Selain dukungan politik, Prabowo juga mengaku mendapat “hadiah” berupa rekomendasi hasil Ijtima Ulama PKB yang dinilainya sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat kedaulatan bangsa, membangun kemandirian ekonomi, mempercepat industrialisasi, serta mewujudkan ketahanan pangan dan energi.
“Hari ini saya dapat hadiah lagi, luar biasa itu. Langsung dibacakan tadi, Kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia. Luar biasa ini,” ucapnya.

NOW ON AIR SSFM 100

