Selasa, 29 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.981, Pasar Antisipasi Kebijakan The Fed

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Perkiraan itu muncul setelah sejumlah pejabat The Fed menyampaikan pernyataan bernada hawkish pada pekan lalu.

Sikap tersebut menunjukkan kecenderungan bank sentral AS untuk tetap mempertahankan kebijakan moneter ketat apabila diperlukan untuk mengendalikan inflasi.

Pergerakan rupiah juga akan dipengaruhi sejumlah agenda ekonomi penting dari AS sepanjang pekan ini.

Data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) dijadwalkan dirilis Rabu (30/9/2026). Selanjutnya, data ISM Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) akan dirilis Kamis (1/10/2026), disusul laporan ketenagakerjaan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat (2/10).

Pasar juga akan mencermati pernyataan pejabat The Fed untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral AS selanjutnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 29 September 2026
28o
Kurs