Trump kemudian meningkatkan tekanan terhadap Kanada, termasuk mengancam produsen pesawat Kanada, Bombardier.
Trump melalui Truth Social menyatakan perusahaan tersebut seharusnya tidak lagi diperbolehkan menjual produknya di AS.
Bombardier merespons dengan menegaskan bahwa aktivitas perusahaannya mendukung ribuan lapangan kerja di AS melalui rantai pasoknya. Pemerintah Trump pada Selasa mengatakan masih mengkaji opsi untuk menerapkan ancaman tersebut.
Di sisi lain, Kanada juga telah memperluas tarif balasan terhadap produk AS. Ratusan barang, termasuk baja, produk susu, peralatan rumah tangga, mesin pertanian, kertas, dan elektronik, dikenai tarif antara 15 hingga 50 persen.
Carney menegaskan, Kanada belum berniat kembali ke meja perundingan dalam waktu dekat. Ia bahkan menyebut pemerintahan Trump sedang berupaya “mematahkan” Kanada melalui kebijakan tarif.

NOW ON AIR SSFM 100

