Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi bergerak variatif pada perdagangan Rabu (9/9/2026).
Pelaku pasar mencermati meningkatnya tensi geopolitik serta perkembangan ekspektasi terhadap arah suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed).
IHSG dibuka menguat 14,40 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.700,84. Sementara itu, indeks LQ45 yang mengukur kinerja 45 saham unggulan naik 0,90 poin atau 0,14 persen menjadi 666,48.
Liza Camelia Suryanata Head of Research Kiwoom Sekuritas mengatakan, IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan apabila mampu menembus level tertentu.
“IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju gap 6.723, dengan target berikutnya di 6.787-6.858 jika berhasil break. Sebaliknya, koreksi berpotensi menguji support 6.636, 6.58 dan 6.566,” ujar Liza dilansir dari Antara.








