Rupiah Melemah ke Rp17.913 per Dolar AS, Pasar Cermati Sinyal Suku Bunga The Fed
Senin, 12 Oktober 2026 | 17:30 WIB
Dradjad Hari Wibowo Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Foto: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI) yang dirujuk dalam pernyataan tersebut, transaksi QRIS tumbuh 67,22 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).
Dradjad menilai peningkatan transaksi digital tersebut menjadi salah satu indikator aktivitas konsumsi masyarakat.
“Kalau transaksi QRIS meningkat drastis, berarti memang banyak transaksi dan konsumsi,” katanya.
Pergeseran pola belanja juga terlihat dari meningkatnya kecenderungan masyarakat bertransaksi melalui platform daring.
Amalia Adininggar Widyasanti Kepala BPS turut menyoroti perubahan perilaku konsumen yang semakin banyak memanfaatkan kanal digital dibandingkan berbelanja secara langsung.