Rabu, 22 Juli 2026

Jadi Tren Tiap Lebaran, Masihkah Masyarakat Tukar Uang Baru?

Laporan oleh Fadhilah Putra Pratama
Bagikan

Memasuki Ramadan 1446 H, tradisi penukaran uang baru untuk THR Lebaran kembali ramai. Djoko Adi Prasetyo, Pakar Antropologi Unair, menyebut tradisi ini kemungkinan berasal dari budaya Timur Tengah yang berakulturasi dengan masyarakat Indonesia. Sejarah mencatat, konsep THR pertama kali muncul pada era kabinet Soekiman Wirjosandjojo untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur negara.

Dr. Tuti Budirahayu, Dosen Sosiologi FISIP Unair, menjelaskan bahwa menukar uang baru menjadi bagian dari perayaan Lebaran sebagai simbol kembali fitri. Masyarakat cenderung lebih menyukai uang baru karena terlihat lebih bersih dan segar.

Namun, lebih dari sekadar uang baru, Tuti menekankan pentingnya edukasi dalam menjaga kondisi uang agar tetap baik, seperti tidak melipat, mencoret, atau merusaknya.

Bagaimana Kawan? Kalian tim tukar uang baru atau tidak? Tulis di kolom komentar ya!

#Lebaran2025 #Tukaruang #THR #Suarasurabayamedia #InfografiSS

Soerabaja10k
Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 22 Juli 2026
26o
Kurs