Sabtu, 24 Februari 2024

Antisipasi Padatnya Armuzna, JCH Harus Beli Makan Sendiri

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Ilustrasi, Jemaah Calon Haji saat tiba di Makkah. Foto: Istimewa

Mumun Nur Khasanah Pertugas Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag Surabaya melaporkan, layanan katering dan bus sholawat Jemaah Calon Haji (JCH) Indonesia, akan dihentikan sementara sejak Selasa 6 Agustus mendatang. Kebijakan ini karena untuk menghindari padatnya kendaraan mobilisasi ke Arafah, Mina, dan Muzdalifah (Armuzna).

“Nanti akan operasional lagi pada tanggal 14 Agustus,” ujarnya dalam reportase haji di Radio Suara Surabaya, Sabtu (3/8/2019).

Mumun mengatakan, JCH yang tidak mendapatkan layanan katering di hotel, khususnya jemaah yang baru datang pada tanggal 6-8 Agustus, karena layanan katering kesulitan menembus lalu lintas menuju hotel.

“Karena padatnya kendaraan mobilisasi ke Armuzna. Ini memang surah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi,” katanya.

Menurut Mumun, dengan aturan ini maka para jemaah bisa membeli makanan sendiri ke pedagang di sekitaran hotel atau masjid. “Yang jualan kebanyakan orang-orang Indonesia,” katanya. (bid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Sabtu, 24 Februari 2024
27o
Kurs