Sabtu, 2 Maret 2024

Ratusan JCH Asal Bali Menjalani Rekam Biometrik

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Jemaah calon haji (JCH) asal Bali menjalani rekam biometrik di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Jumat (26/7/2019) pagi. Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Ratusan jemaah calon haji (JCH) asal Bali menjalani rekam biometrik di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Jumat (26/7/2019) pagi. Sebanyak 700 jemaah yang tergabung dalam kloter 60 dan 61 ini melakukan perekaman biometrik di Gedung Zaitun Asrama Haji Surabaya.

Jamal Sekretaris Panitia Embarkasi Surabaya mengatakan, semua jemaah asal Bali ini wajib melakukan rekam biometrik. Sebab, di daerah asal mereka, tidak ada perwakilan dari kedutaan Arab Saudi yang memfasilitasi rekam biometrik.

Di gedung ini, ada 11 alat biometrik yang sebelumnya telah disiagakan sejak beberapa hari sebelum kedatangan jemaah asal Bali ini. Jamal mengatakan, perekaman biometrik hanya membutuhkan waktu tak kurang dari lima menit untuk masing-masing jemaah.

“Petugas kami tentunya sigap, jauh-jauh hari sudah kami siapkan beometrik ini. Meskipun ratusan JCH yang melakukan perekaman biometrik, tapi ini tidak membutuhkan waktu yang lama,” ujar Jamal pada Jumat (26/7/2019).

Rekam biometrik sendiri berfungsi untuk memudahkan dan mempercepat proses imigrasi saat jemaah memasuki Arab Saudi melalui bandara. Jemaah yang telah melakukan rekam biometrik hanya perlu melakukan validasi dengan pengecekan satu jari saja.

Di sisi lain, I Nyoman Lastra Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali mengonfirmasi jika tidak ada perekaman biometrik di Bali. Meski begitu, beberapa jemaah melakukan rekam biometrik secara mandiri.

“Meski beberapa JCH kami sudah melakukan perekaman biometrik, namun kami memastikan seluruh JCH hari ini melaksanakan biometrik, karena memang kami di Bali belum melakukan perekaman biometrik,” jelas I Nyoman Lastra.

Total JCH asal Provinsi Bali yang meliputi kloter 61,62, dan nanti kloter 84 berjumlah 1.054 jemaah. Jumlah tersebut, menurut Nyoman lebih lebih banyak dibandingkan tahun lalu dengan penambahan hampir 50 persen. (bas/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Sabtu, 2 Maret 2024
31o
Kurs