Sabtu, 28 November 2020

Terdapat Enam Penyebab Jamaah Haji Mudah Sakit

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Ilustrasi. Foto: kemenag.go.id

Eka Jusup Singka Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan mengatakan, terdapat enam hal penyebab jamaah haji mudah sakit di Tanah Suci selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Ketika memberikan materi “Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Arab Saudi Tahun 1440 H/2019 M” di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Kamis (2019), Eka mengatakan penyebab pertama yaitu saking banyaknya orang atau berkumpulnya massa dalam jumlah besar sehingga menyebabkan jamaah haji rentan terkena sakit.

Penyebab kedua yakni perjalanan yang panjang yang harus ditempuh oleh jemaah haji. Kemudian penyebab ketiga yakni aktivitas fisik yang berat.

Penyebab keempat yakni fasilitas perjalanan yang kadang minim dan kurang memadai. Sehingga juga berpengaruh pada tingkat kemampuan atau istitha’ah jamaah haji.

Selanjutnya lingkungan fisik dan sosial, dan penyebab kelima yang menyebabkan jamaah kelelahan fisik hingga jatuh sakit.

“Orang naik haji di Indonesia itu dilepasnya sejak di RT, kemudian RW, kelurahan, di asrama, jadi wajar kalau mereka kelelahan fisik hingga rentan sakit,” katanya dilansir Antara.

Penyebab terakhir yakni adanya penyakit baru yang menyerang dan eksaserbasi yang semakin berat.

Oleh karena itu, pihaknya menyimbau calon jemaah haji Indonesia untuk mempersiapkan diri dengan matang dalam dua bulan ke depan menjelang keberangkatan.

“Olahraga rutin, makan makanan bergizi, dan jaga agar tubuh tidak dehidrasi. Di Tanah Suci akan panas seperti tahun lalu tapi bisa diantisipasi dengan menggunakan payung dan gunakan semprotan air,” katanya.

Ia menambahkan dalam beberapa waktu terakhir beberapa penyakit yang mengancam jiwa selama haji di antaranya cuci darah, retardasi mental berat (gangguan jiwa berat contoh schizophrenia, demensia), dan beberapa penyakit berat seperti kanker stadium 4.

“Namun semua sudah diantisipasi dengan baik jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tim kesehatan haji Indonesia didukung petugas haji yang lain sudah diberikan bekal yang cukup untuk mengantisipasi keadaan,” katanya.(ant/tin/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
27o
Kurs