Kamis, 1 Januari 2026
Kolaborasi CTI, Indolinux, Red Hat

Percepat Adopsi Solusi Berbasis Open Source

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Computrade Technology International (CTI), Indolinux Nusantara (Indolinux) dan Red Hat bekerjasama mempercepat adopsi solusi-solusi berbasis Open Source di Indonesia melalui penyediaan dukungan teknologi, teknis, pelatihan dan pemasaran terintegrasi dari ketiga perusahaan.

Kerjasama ini diharapkan lebih mendorong penyediaan platform-platform software barbasis Open Source yang stabil, aman dan mendapat dukungan yang kontinyu oleh berbagai kalangan di Indonesia, baik dari enterprise, pemerintahan dan usaha kecil dan menengah (UKM).
Dengan demikian para pengguna akan memiliki keyakinan yang lebih tinggi untuk bermigrasi dari solusi-solusi berbasis software proprietary yang mahal dan kaku ke solusi-solusi berbasis Open Source harganya lebih terjangkau dan fleksibel.

RACHMAT GUNAWAN Director CTI pada suarasurabaya.net, Rabu (21/02), mengatakan meskipun gerakan menuju penggunaan platform berbasis Open Source yang lebih luas baik di sektor pemerintahan maupun di sektor-sektor lain telah digaungkan sejak beberapa tahun lalu, berbagai perkembangan terakhir yang terjadi di tanah air menunjukkan bahwa sejumlah kalangan masih meragukan jaminan dukungan teknologi purna jual platform berbasis Open Source.

“Melalui kerjasama dengan Indolinux dan Red Hat ingin meyakinkan para pengguna dan calon pengguna platform berbasis Open Source di Indonesia bahwa kami siap memberi dukungan teknis dan non-teknis termasuk penyediaan ruang porting, ruang demo serta Workshop Center untuk migrasi dari platform lama yang berbasis software proprietary ke platform baru berbasis Open Source yang lebih handal, aman dan mampu melindungi investasi di masa depan,”ujarnya.

Meskipun permintaan terhadap solusi-solusi berbasis Open Souce dari kalangan enterprise di Indonesia terus meningkat, kelangkaan profesional yang bersertifikat telah menghambat adopsi platform berbasis Open Source. Oleh karena itu, bersamaan dengan kerjasama tersebut, Indolinux ditunjuk sebagai ‘Red Hat Certified Training Partner’ di Indonesia. Dengan status baru yang dimilikinya, Indolinux membuka kesempatan bagi putra-putri Indonesia untuk mengikuti Red Hat Enterprise Linux Training Courses and Certifications yang meliputi RedHat Certified Architect (RHCA), Red Hat Certified Security Specialist(RHCSS), dan JBoss Certification yang diakui dunia internasional.

ANDRE KUSUMA Marketing Manager Indolinux Nusantara menjelaskan targetnya mengedukasi para profesional TI untuk memiliki keterampilan yang mereka perlukan untuk menjadi pakar Linux yang profesional. Memastikan perusahaan/instritusi pengguna solusi berbasis Open Source memiliki standar-standar enterprise yang tepat untuk implementasi solusi-solusi Open Source berbasis Red Hat Enterprise Linux sehingga dapat meraih manfaat yang optimal dari penggunaan solusi-solusi open source mereka.

Untuk memperkuat keyakinan pengguna terhadap kehandalan solusi berbasis Open Source dan mempercepat adopsi platform ini, komunitas open source dalam hal ini Red Hat terus melakukan penyempurnaan melalui proses merger dan akuisisi. Satu diantaranya tonggak sejarah yang signifikan adalah proses akuisisi JBoss—produk middleware Open Source terbesar di dunia yang telah mendukung teknologi Service Orented Architecture (SOA)—oleh Red Hat pertengahan tahun lalu. Dengan integrasi Red Hat Enterprise Linux dan JBoss middleware, pengguna dapat mengakses solusi-solusi handal yang fleksibel dengan biaya yang terjangkau.

Bagikan
Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Kamis, 1 Januari 2026
27o
Kurs