Senin, 1 Desember 2025

Suhu Semeru Minus, 60 Persen Edelweis Mati

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Vegetasi tanaman edelweiss yang saat ini dikembangkan di lereng Gunung Semeru terdampak dengan fenomena frozen karena suhu yang super dingin mencapai minus 8 derajat celcius di sana.

Dampak yang terjadi, vegetasi edelweis kebanyakan rusak. Salah-satunya yang terdapat di land of edelweiss Ranu Regulo yang dikembangkan para pegiat JICA (Japan International Cooperation Agency).

Andi Iskandar pegiat JICA Kamis (25/9/2014), mengatakan bahwa dari 2 hektar lahan pengembangan tanaman edelweiss di Ranu Regulo, saat ini 60 persennya sudah rusak karena tidak tahan dengan bunga es yang menempel.

“3 jenis edelweiss yang kita kembangkan di Ranu Kumbolo, kebanyakan jadi rusak. Padahal, kita sudah mencoba mengantisipasinya dengan melakukan penyiraman di saat pagi sebelum matahari terbit dengan harapan bunga esnya mencair. Namun, hal itu tidak banyak menolong,” kata Andi Iskandar.

Pegiat JICA yang telah mengembangkan budidaya edelweiss sejak Tahun 2012 ini menyampaikan, edelweiss merupakan salah-satu vegetasi Semeru dari 27 jenis vegetasi lainnya yang sejak 3 tahun terakhir mulai dikembangkan.
(her)

Teks Foto :
– Bunga es yang bermunculan di kawasan Ranu Regulo menutupi vegetasi land of edelweiss di sana.

Foto : Sentral FM.

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Senin, 1 Desember 2025
26o
Kurs