Senin, 6 Februari 2023

Kadiskominfo Kejar Percepatan Digitalisasi di Jatim Lewat Kunjungan ke Media Massa

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Sherlita Ratna Dewi Agustin Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur yang baru (kiri), didampingi Imanuel Yoshua Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Timur saat mengudara di studio Radio Suara Surabaya, Senin (16/1/2023). Foto: Didik suarasurabaya.net

Sherlita Ratna Dewi Agustin Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur (Kadiskominfo Jatim) yang baru, melakukan kunjungan perdana ke Suara Surabaya Media pada Senin (16/1/2023).

Kunjungan tersebut dalam rangka penguatan sinergitas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Diskominfo dengan media massa, menghadapi dinamika global mendatang.

“Kami tidak bisa kalau hanya (sinergitas) bersama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lain. Tapi kami (Diskominfo) sebagai dinas yang punya tugas pokok dan fungsi itu paham kalau kolaborasi dengan media massa sangat penting untuk dinamika kedepan,” ujar Sherlita kepada Radio Suara Surabaya.

Hal itu, kata dia, juga sudah sesuai dengan arahan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim soal moto “Inisiatif Kolaborasi Inovasi (IKI)”. Sherlita mengungkapkan, kalau Pemprov Jatim memiliki visi digitalisasi segala sektor, baik pengurusan maupun yang berkaitan dengan administrasi.

Semakin memperkuat sinergitas dengan media, apalagi yang punya basic digital seperti TV dan Radio pada era saat ini, dinilai jadi salah satu jalan untuk mewujudkan visi tersebut.

“Kalau kita melihat sekarang digital itu jadi segala sesuatu yang seperti nafas. Sudah lebih dari kebutuhan biasa. Untuk itu Pemprov Jatim saat ini juga sedang membangun konsep teknologi big data, ini yang sedang kita kejar,” jelasnya.

Sherlita mengungkapkan, selama kunjungan ke berbagai media beberapa waktu ke depan Diskominfo Jatim akan membawa dua point penting. Pertama, saling bertukar ide terkait bagaimana menyampaikan informasi yang baik dan benar.

“Kedua, kita saling sharing soal peningkatan sumber daya manusia. Karena kuncinya kita ini bisa bersama-sama memberi informasi kepada masyarakat jatim dengan cepat dan benar,” ungkapnya.

Sementara itu Imanuel Yoshua Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim dalam kesempatan yang sama mengatakan, sinergitas yang coba dibangun oleh Kadiskominfo baru tersebut sudah tepat.

Dia menuturkan kalau KPID Jatim akan mendukung penuh agenda Kadiskominfo yang baru itu. Media massa terutama yang digital punya posisi penting dalam diseminasi atau penyebarluasan informasi kepada masyarakat, khususnya di Jatim.

“Nanti kan masyarakat yang diuntungkan, apalagi sebentar lagi masuk tahun politik. Kami (KPID) kira kegaduhan mungkin muncul, tapi kami yakin kolaborasi beberapa media, KPID dan Diskominfo bisa mencegah hal tersebut dengan meng-create berbagai upaya,” ucapnya. (bil/ipg)

Berita Terkait