Minggu, 29 Mei 2022

Harga Telur Terus Meroket, Tapi Permintaan Tetap Tinggi

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Harga telur ayam terus meroket. Foto: Istimewa

Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Surabaya, Rabu (10/6/2015) di kisaran Rp22.000/kg. Padahal seminggu sebelumnya masih dikisaran Rp19.000/kg. Namun demikian permintaan masih tetap tinggi.

“Mungkin sekalian buat persediaan Ramadhan. Harganya terus naik. Seminggu kemarin itu masih 19 ribu per kilogram. Sekarang sudah 22 ribu. Biasanya kalau harga naik permintaan berkurang. Tapi khusus telur ayam tidak. Permintaan tetap tinggi,” kata Supriyadi.

Perkiraan Supriyadi, masih tingginya permintaan telur ayam, dikarenakan beberapa hari kedepan mulai memasuki awal Ramadhan. “Pilih aman, warga masyarakat menyimpan telur ayam, sebelum harga makin tinggi,” kata Supriyadi penjual telur ayam di DTC Wonokromo.

Di Pasar Pucang, Surabaya, harga jual telur ayam mencapai Rp 22.500/kg. Dan itu dapat dipastikan sampai mendekati awal Ramadhan harganya pasti akan naik kembali.

“Sekarang ini, menjelang Ramadhan, harga telur ayam pasti naik terus. Sekarang sudah 22 ribu, makin dekat Ramadhan pasti naik kembali. Dan masyarakat membutuhkan itu, makanya meskipun harganya terus naik, permintaan telur ayam tetap tinggi,” papar Wiwik pemilik UD Subur.

Peningkatan tidak hanya terjadi pada harga jual telur ayam saja. Sejak sekitar 3 hari yang lalu, permintaan telur ayam juga mengalami penigkatan. Kalau biasanya dalam sehari sekurangnya 50kg, beberapa hari ini meningkat menjadi 60kg sampai 75kg.

“Kalau harga naik, biasnaya permintaan berkurang. Kalau telur ayam sepertinya tidak. Harga naik, permintaan bahkan cenderung meningkat terus. Justru kami berharap distribusi telur ayam tetap lancar,” kata Wiwik pada suarasurabaya.net.(tok/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 29 Mei 2022
29o
Kurs