Selasa, 31 Maret 2020

Cuma Lunch n Having Chatt Pilih Yang Rame-rame

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan

Sesekali terdengar canda dan gurauan dari sebuah meja disudut resto bernuansa Melayu negeri Jiran. Beberapa anak muda dengan dandanan modis ada di sudut resto yang terletak dilantai dua mall pusat cafe dan resto dikawasan Jl. Hayam Wuruk, Surabaya.

“Biasanya kami pilih tempat yang rame. Butuhnya memang cuma lunch sekalian chitt-chatt sama teman-teman. Menu makananya yang ganti-ganti, lokasinya lebih banyak disini,” ujar Febrian.

Bersama empat koleganya, Febrian yang punya bisnis clothing, memilih acara lunch dan ngobrol Senin (28/4/2014) siang tidak jauh dari kantornya di kawasan Jl. Mayjend Soengkono, Surabaya.

“Lokasi ini tidak jauh dari kantor. Dan kami memang lebih suka lunch dilokasi yang rame, sekalian bisa cuci mata. Biasnaya kami pindah-pindah kok. Yang penting rame, soal menu makanannya kita bisa kompromi kok,” tambah Febrian.

Mengapa pilih café atau resto yang rame, Febrian menghubungkannya dengan bisinis yang ditekuninya sekarang ini. “Kalau saya tidak bisa melihat dari dekat, bagaimana anak muda berpenampilan, repooottt,” ujar Febrian sambil tertawa.

Kalau untuk meeting atau melakukan dealing-dealing dengan klien, Febrian pilih di café atau resto hotel-hotel berbintang yang relatif lebih private dan tenang suasananya.

“Kalau kesini pastinya buat lunch sambil chatt sama teman-teman. Tapi kalau yang penting-penting mislanya dealing klien, saya pilih café atau resto yang ada di hotel berbintang. Sepi dan privasinya terjaga,” tukas Febrian pada suarausrabaya.net.

Sementara itu bagi Prischillia Chinyuo datang ke café atau resto, saat lunch karena memang ingin lebih santai dan bertemu dengan kolega kerja saja. Dan oleh karenanya saat itu dirinya menolak membicarakan hal-hal serius.

“Kalau untuk yang serius atau obrolan bisnis, saya pilih kantor atau kalau diluar, saya pilih café yang ada didalam hotel berbintang. Suasananya beda dengan café di mall atau plaza. Kalau lunch memang butuh refresh laaahh,” ujar Prischillia pemilik sebuah woman boutique di Surabaya ini.(tok/dwi)

Foto: sutos.co.id

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Truk Terguling di Karang Pilang

Biasanya Berjubel, Kini Sunyi

Surabaya
Selasa, 31 Maret 2020
30o
Kurs